PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN AGUSTUS 2007 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,40 PERSEN - BPS-Statistics Indonesia Sleman Regency

Untuk mengajukan Rekomendasi Kegiatan Statistik, klik link Romantik

 Anda Butuh Data? Kami Siap Melayani. Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Sleman buka pada hari kerja pukul 08.00-15.00 WIB atau via chat WA  disini 

Bantu kami meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengisi survey di sini.

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN AGUSTUS 2007 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,40 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN AGUSTUS 2007 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,40 PERSENDownload Official Statistics News
Release Date : September 3, 2007
File Size :  MB

Abstract

Selama bulan Agustus 2007 kota Yogyakarta mengalami inflasi sebesar 1,40 persen dengan angka indeks 157,42. Inflasi tahun kalender (Januari – Agustus ) 2007 sebesar 4,27 persen dan inflasi tahun ke tahun (Year on Year) sebesar 7,93 persen.
Inflasi yang terjadi pada bulan Agustus 2007 disebabkan oleh naiknya harga - harga pada hampir semua kelompok pengeluaran yang ada yaitu: kelompok bahan makanan 1,48 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,39 persen, kelompok perumahan 0,35 persen, kelompok sandang 0,58 persen, kelompok kesehatan 0,31 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami kenaikan tertinggi sebesar 9,02 persen. Sedangkan kelompok transportasi dan komunikasi relatif tidak mengalami perubahan angka indeks.
Komoditi yang memberikan sumbangan positif terhadap inflasi umum kota Yogyakarta antara lain : uang sekolah untuk Akademi/Perguruan Tinggi 0,68 persen; SLTA 0,10 persen; Sekolah Dasar 0,05 persen; Taman Kanak-kanak 0,05 persen dan SLTP 0,03 persen. Sedangkan daging ayam ras memberikan andil 0,05 persen; telur ayam ras 0,04 persen; jeruk, tarip kontrak rumah, salak dan ayam hidup masing-masing 0,03 persen.
Komoditi yang memberikan andil negatif sehingga menghambat laju inflasi bulan Agustus 2007 antara lain : bawang merah –0,04 persen; bawang putih –0,03 persen; tomat sayur –0,02 persen; nangka muda –0,01 persen; kol putih –0,01 persen dan anggur –0,01 persen.
Badan Pusat Statistik

BPS-Statistics Indonesia

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman (Statistics Sleman Regency)Jl. Purbaya Tundan Sumberadi Mlati Sleman

Telp (62-274) 868422

866656 Faks (62-274) 868422

Mailbox : bps3404@bps.go.id

logo_footer

Copyright © 2023 BPS-Statistics Indonesia