PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN DESEMBER 2007 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,47 PERSEN - BPS-Statistics Indonesia Sleman Regency

Untuk mengajukan Rekomendasi Kegiatan Statistik, klik link Romantik

 Anda Butuh Data? Kami Siap Melayani. Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Sleman buka pada hari kerja pukul 08.00-15.00 WIB atau via chat WA  disini 

Bantu kami meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengisi survey di sini.

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN DESEMBER 2007 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,47 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN DESEMBER 2007 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,47 PERSENDownload Official Statistics News
Release Date : January 2, 2008
File Size :  MB

Abstract

  • Selama bulan Desember 2007 kota Yogyakarta mengalami inflasi sebesar 0,47 persen dengan angka indeks 163,04. Inflasi tahun kalender (Januari – Desember ) 2007 sebesar 7,99 persen dan inflasi tahun ke tahun (Year on Year) sebesar 7,99 persen.
  • Inflasi yang terjadi pada bulan Desember 2007 disebabkan oleh naiknya indeks harga pada semua kelompok pengeluaran yang ada yaitu: kelompok bahan makanan naik 1,38 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,57 persen, kelompok perumahan 0,18 persen, kelompok sandang 0,08 persen, kelompok kesehatan 0,21 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,07 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,14 persen.
  • Komoditas yang memberikan sumbangan positif terhadap inflasi umum kota Yogyakarta antara lain : Beras 0,13 persen; bawang merah 0,11 persen; mie kering instant 0,09 persen, kelapa 0,04 persen, nasi dan mie masing-masing 0,03 persen, rokok kretek filter, tomat sayur, semen, susu bubuk, kol puti/kubis, service kendaraan dan kerupuk ikan masing-masing 0,02 persen.
  • Komoditas yang memberikan andil negatif sehingga menghambat laju inflasi bulan Desember 2007 antara lain : Jeruk –0,03 persen, pisang, salak, pepaya, cabe rawit, kacang panjang dan sawi hijau masing-masing – 0,02 persen, gula pasir, daun singkong, bayam, terong panjang, daun melinjo, petai dan buncis masingmasing –0,01 persen.
  • Badan Pusat Statistik

    BPS-Statistics Indonesia

    Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman (Statistics Sleman Regency)Jl. Purbaya Tundan Sumberadi Mlati Sleman

    Telp (62-274) 868422

    866656 Faks (62-274) 868422

    Mailbox : bps3404@bps.go.id

    logo_footer

    Copyright © 2023 BPS-Statistics Indonesia