PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN APRIL 2008 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,21 PERSEN - BPS-Statistics Indonesia Sleman Regency

Untuk mengajukan Rekomendasi Kegiatan Statistik, klik link Romantik

 Anda Butuh Data? Kami Siap Melayani. Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Sleman buka pada hari kerja pukul 08.00-15.00 WIB atau via chat WA  disini 

Bantu kami meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengisi survey di sini.

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN APRIL 2008 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,21 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN APRIL 2008 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,21 PERSENDownload Official Statistics News
Release Date : May 2, 2008
File Size :  MB

Abstract

  • Selama bulan April 2008 kota Yogyakarta mengalami inflasi sebesar 0,21 persen dengan angka indeks 168,04. Inflasi tahun kalender 2008 sebesar 3,07 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 9,25 persen.
  • Inflasi yang terjadi pada bulan April 2008 disebabkan oleh naiknya indeks harga pada: kelompok bahan makanan naik 1,37 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,33 persen, kelompok perumahan 0,36 persen dan kelompok kesehatan 0,56 persen. Sebaliknya kelompok sandang mengalami penurunan indeks sebesar 1,21 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga turun 0,01 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan turun 1,35 persen.
  • Komoditas yang memberikan sumbangan positif sehingga mendorong inflasi umum kota Yogyakarta antara lain : telur ayam ras sebesar 0,10 persen; mie kering instant 0,09 persen; daging ayam ras 0,06 persen; tempe 0,03 persen; tarif kontrak rumah 0,03 persen; tomat sayur, daun melinjo dan bayam, masing-masing 0,03 persen; salak, nangka muda, minyak tanah, bawang merah, gudeg dan mobil masing-masing 0,02 persen.
  • Komoditas yang memberikan andil negatif sehingga menghambat laju inflasi bulan April 2008 antara lain : tarip pulsa ponsel –0,21 persen; beras –0,10 persen; emas perhiasan –0,08 persen; jeruk –0,07 persen; cabe merah, wortel dan kacang panjang masing-masing –0,02 persen; bawang putih, jagung manis, minyak goreng dan buncis masing-masing –0,01 persen.
  • Badan Pusat Statistik

    BPS-Statistics Indonesia

    Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman (Statistics Sleman Regency)Jl. Purbaya Tundan Sumberadi Mlati Sleman

    Telp (62-274) 868422

    866656 Faks (62-274) 868422

    Mailbox : bps3404@bps.go.id

    logo_footer

    Copyright © 2023 BPS-Statistics Indonesia