PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN MEI 2008 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,08 PERSEN - BPS-Statistics Indonesia Sleman Regency

Untuk mengajukan Rekomendasi Kegiatan Statistik, klik link Romantik

 Anda Butuh Data? Kami Siap Melayani. Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Sleman buka pada hari kerja pukul 08.00-15.00 WIB atau via chat WA  disini 

Bantu kami meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengisi survey di sini.

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN MEI 2008 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,08 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA YOGYAKARTA BULAN MEI 2008 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,08 PERSENDownload Official Statistics News
Release Date : June 2, 2008
File Size :  MB

Abstract

  • Selama bulan Mei 2008 kota Yogyakarta mengalami inflasi sebesar 1,08 persen dengan angka indeks 169,86. Inflasi tahun kalender 2008 sebesar 4,18 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 10,36 persen.
  • Inflasi yang terjadi pada bulan Mei 2008 disebabkan oleh naiknya indeks harga pada enam kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan naik 1,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 1,50 persen, kelompok perumahan 0,78 persen, kelompok kesehatan 0,86 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,03 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan naik 2,46 persen. Sebaliknya kelompok sandang mengalami penurunan indeks sebesar 0,35 persen.
  • Komoditas yang memberikan sumbangan positif sehingga mendorong terjadinya inflasi umum kota Yogyakarta antara lain : bensin sebesar 0,28 persen; beras 0,20 persen; minyak tanah dan bawang putih masing-masing sebesar 0,10 persen; daging ayam ras 0,08 persen; kelapa, tukang bukan mandor dan roti manis masingmasing 0,04 persen; sate, pecel, minyak goreng, angkutan udara, rokok kretek filter, sabun mandi dan gadogado masing-masing 0,03 persen; pepaya, teh manis, salak, ayam goreng, ayam hidup dan nasi masingmasing 0,02 persen.
  • Komoditas yang memberikan andil negatif sehingga menghambat laju inflasi bulan Mei 2008 diantaranya bayam –0,12 persen; cabe rawit –0,08 persen; telur ayam ras –0,06 persen; nangka muda –0,05 persen; emas perhiasan dan gula merah masing-masing –0,02 persen; gula pasir, daun melinjo, terong panjang, kangkung, tempe, sawi hijau, tahu mentah dan wortel –0,01 persen.
  • Badan Pusat Statistik

    BPS-Statistics Indonesia

    Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman (Statistics Sleman Regency)Jl. Purbaya Tundan Sumberadi Mlati Sleman

    Telp (62-274) 868422

    866656 Faks (62-274) 868422

    Mailbox : bps3404@bps.go.id

    logo_footer

    Copyright © 2023 BPS-Statistics Indonesia